2.22.2011

Setting Proxy Menngunakan SQUID Ubuntu 10.10

Step by step..ikutin ajah…

  1. Pertama-tama install terlebih dahulu squid melalui synaptic atau melalui command prompt dengan cara :
    # apt-get install squid
  2. Setelah selesai maka Squid langsung dapat di konfigurasikan dengan cara :
    # vi /etc/squid/squid.conf
  3. Tetapi sebelum di edit terlebih dahulu backup dulu file aslinya agar kalau rusak bisa dikembalikan ke default :
    # cp /etc/squid/squid.conf /etc/squid/squid.conf.bak
  4. Baru kemudian kita mulai bermain-main dengan konfigurasi script Squid :
    # vi /etc/squid/squid.conf

Maka akan muncul file konfigurasi squid yang sangat panjang, berikut langkah-langkah yang harus diperhatikan….

  1. HTTP Port : Merupakan port yang digunakan untuk menjalankan Squid
    http_port 3128
  2. Visible Host Name : Agar jika terjadi error Squid dapat menemukan hostname yang valid
    visible_hostname davidnakoko.com
  3. Cache Manager : Untuk mendefinisikan email address dari Cache Manager Squid
    cache_mgr davidnakoko@gmail.com
  4. Direktori Cache Squid : Mendefinisikan letak direktori squid beserta besarannya.
    Angka 500 menunjukkan ukuran direktori dalam MB
    Angka 16 menunjukkan jumlah sub direktori tingkat 1
    Angka 256 menunjukkan jumlah subdirektori tingkat 2 dari subdirektori tingkat 1
    Jumlah diatas makin besar makin baik
    cache_dir ufs /var/spool/squid 500 16 256
  5. Filtering : Ini merupakan bagian terpenting dari Squid, dengan ini kita bisa mngatur rule-rule, dari mulai siapa saja yang bisa mengakses internet sampai website apa yang diizinkan untuk di akses.Access List : Siapa saja yang dapat mengakses Internet
    perintah : acl user src 192.168.1.1/255.255.255.255
    acl : merupakan perintah access list
    user : nama user yang memiliki IP atau group
    src : merupakan source ip yang digunakan, bisa menggunakan range jika ingin membuat group
    ex : acl group-it src 192.168.1.1-192.168.1.12/255.255.255.255
  6. Filtering Waktu : Memberikan izin akses berdasarkan waktu dan hari
    perintah : acl waktu-akses time MTWHFA 08:00-16:00
    acl : perintah access list
    waktu-akses : caption untuk perintah acl
    time : perintah squid utk mendefinisikan waktu
    MTWHFA : merupakan perintah squid untuk mendefinisikan waktu
    M : Monday, T : Tuesday, etc…..
    08:00-16:00 : Merupakan waktu yang diperbolehkan untuk memberikan akses internet ke penggunaFiltering Website : Memfilter website apa saja yang tidak boleh diakses oleh pengguna.
    Sebelumnya harus dibuat dulu suatu dokumen yang berisikan list-list url yang akan diblock.
    misal :
    # vi /etc/squid/pornourl.txt
    kemudian isikan dengan :
    www.worldsex.com
    www.17tahun.com
    dllLalu berikan perintah squid pada file Squid.conf dengan perintah :
    acl blokporno dstdomain “/etc/squid/pornourl.txt”Filtering Keyword : Memfilter keyword yang dimasukkan oleh para pengguna, misalkan pengguna memasukkan kata ’sex’ di google maka Squid akan membloknya.Sebelum menambahkan perintah di Squid.conf, anda harus membuat file yang berisikan keyword-keyword yang akan diblok dengan perintah :
    # vi /etc/squid/keywordblock.txt

    Lalu isi dengan kata-kata yang akan di blok :
    ex : sex
    porn
    fuck
    dll….

    Dan berikan perintah di Squid.conf dengan perintah :

    acl keywordblok url_regex -i “/etc/squid/keywordblock.txt”

    Perintah-perintah filter tersebut sudah cukup untuk membuat Squid Server sederhana, langkah berikut adalah memberikan hak akses pada aturan-aturan yang telah dibuat sebelumnya. Di Squid perintahnya dinamakan http_access. Perintahnya adalah sebagai berikut :

    http_access deny blokporno # mendeny semua url yang terdapat pada acl blokporno
    http_access deny keywordblock # men-deny keyword yang ada pada acl keywordblock
    http_access waktu-akses it_user # Memperbolehkan acl waktu-akses pada acl user micokelana
    http_access deny all # Men-deny semua user yang tidak terdaftar pada squid.conf

    http_reply_access allow all #default
    icp_access allow all #default

    Kemudian jangan lupa men-save file konfigurasi squid.conf yang telah kita edit dengan menggunakan perintah :
    :wq #w : menyimpan q: keluar (Perintah vi)

    Lalu pada command terminal anda ketikan perintah ;
    # squid -z

    Fungsi : untuk membuat direktori cache yang telah kita buat pada perintah squid.

  7. Transparent Proxy
    Merupakan suatu teknik agar Squid Proxy menjadi transparent atau tidak terlihat, maksudnya jika biasanya kita memasukkan alamat proxy pada setiap browser (firefox, etc..), jika transparent proxy diterapkan maka pada browser tidak akan kelihatan kita memasukkan alamat proxy kita.Sebelum memasukkan perintah transparent proxy pada squid, maka kita harus melakukan perintah iptable agar dapat meredirect port yang ada pada komputer client. Maksudnya jika squid kita set pada port 3128, maka permintaan client yang umumnya internet itu berada pada port 80 maka kita harus meredirect port 80 dari client tersebut ke port proxy kita yang berada pada port 3128.IP Forwarding, agar transparent proxy dapat diterapkan, maka kita harus mengaktifkan Ip Forwarding dengan memberikan nilai 1 pada file “/proc/sys/net/ipv4/ip_forward” dengan cara :
    # echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    Tetapi perintah tersebut harus kita jalankan auto startup, agar jika komputer squid mati kita tidak perlu repot2 menjalankan perintah tersebut secara terus menerus. Tutorial yang ditulis oleh M Furqon T, dapat kita jadikan pedoman untuk melakukan hal ini.Berikutnya kita harus menjalankan ip_tables agar client dapat meredirect port squid server kita dengan perintah :
    # iptables -A PREROUTING -t nat -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
    Kemudian restart proxy dengan perintah :
    # squid -k reconfigure

Semoga bermanfaat.

Referensi :
http://ardhian.wordpress.com

Read more »

11.24.2010

How To Get More Visitor

This article will cover one of the unique methods of getting traffic to a blog that doesn't work for regular sites. Remember that every blog is a web-site, but not every web-site is a blog. My top methods of getting traffic to a web-site are still my top methods of getting traffic to a blog. Those include: article marketing, link building and content creation/ranking factors.

But blogs are a special breed of web-site. There are additional methods of getting new visitors to your blog that are very effective. The first one I played with was linking to others. For your blog marketing efforts to work, you must understand that bloggers are part of a community. Those of us old-timers on the 'net remember when the entire 'net was a small, close-knit community… when it was OK to send an email telling others in your topic area that you just set up a site and would like a link on their site.



That isn't what I'm suggesting with the blog community. The days of sending even a personal email to someone you haven't met are nearly over. The spam problem has made that more and more difficult. However, it is still OK and still rather expected that you introduce yourself when you come into a community. It is also a good idea to let your new community know that you are a friendly guy and are willing to help out in the community.

This post will tell about one way to do that when you enter the blogosphere. First, you should find your neighbors. The Alexa toolbar is going to help you find out who the leaders are in your new community. Start by searching for "______ blog" on Google, Yahoo or your favorite search engine. Fill in the blank with the topic of your blog. Take a look at the blogs you see.

Do you like them? Good; these are leaders in your new community. Link to them in your blog roll. Read them daily to find out what is going on in your community. Do you not like them? No problem. Don't link to them then. Don't read them. Don't introduce your visitors to them. It isn't required that you like everyone in your new community, but you do want to be a part of the community you now live in…

Now as you read those blogs daily, notice their blog rolls (links they have to other blogs in your community). Go visit them. This is where the Alexa toolbar comes in. You will find some new leaders (those with blogs showing less than 100,000 on your Alexa toolbar). Check out their blog and if you like it… add it to your own blog roll.

I recently moved to a town of about 300 way up in the top of the Utah mountains. It was a new community. I had never lived in a rural area before, so it was critical for me to go through this exact same exercise as I became a part of my new community up here in the mountains. Sure; it didn't involve Alexa or linking to others… but the concept is the same. When you enter a community and want to be a part of that community, get out there and get to know people. This is one way to do that in the blogging community.




I now have a hundred or so links from those in the blogging community after just a couple of months. From those links, I have over 600 daily visits and over 100 loyal readers who come to read my blog almost every day.

Did I ask for any of those links? Nope. Just like they didn't ask me for the links I gave them. Do I have 100 outbound links? Nope. A lot of those links came in without me linking to them. As I get the chance, I go and check out their blog and if I like it… I give them a link. If I don't like that blog for whatever reason; I don't include it in my blog roll. It's not always a tit for tat link exchange.

Some of you may be confused at this point about how my outbound links became inbound links without any other action. You may be confused about why I called this article "Getting Blog Visitors" when I have only talked about how to send my visitors to others by linking to them. OK; let me go into why this uniquely works very well on blogs, but not on other web-sites.

First, of all… I use Wordpress. It is the fastest growing blogging software out there. I'm not sure of the features of other blogging software, but I know the follow applies to Wordpress. When I log in to my control panel to write a blog post, I am given a page that shows a number of blog stats. One of the most prominent parts of those stats is the number of inbound links… AND a list of those who recently linked to me.

When you see that a blog called "Mattress Cleaners" just linked to you… can you ignore that? I can't. I'm immediately distracted… and what do I do? I click on it. I go and check out that Mattress Cleaner blog. They just got another reader (at least for that day). If they were a quality blog that was actually relevant to the blog community of my own blog (and they aren't)… they would get a link in my blog roll so that I could check them out periodically.

The same thing is possible with non-blog web-sites. When you link to a site and send them traffic, that shows up in their referrer logs. However, a lot of webmasters don't look at their logs or stats. Those who do may use stat software that doesn't even show referrers. They may only focus on traffic and not where it comes from.

However, most bloggers DO see when someone links to them. It is right in their face when they login to make a new post. All you need to do to let someone know that you have moved into their blog community is to link to them. BTW, it not only introduces you… it lets them know that you are friendly and you like their part of the blog community you just entered. Don't be surprised when they link back or even write a post about your blog.

It's that simple.
Read more »

11.21.2010

Objek and Class in Java

1. class, atribut dan method

Intinya, class dapat dianalogikan seperti gambaran umum tentang sesuatu. Misalnya :

ARTIS

Artis itu punya apa aja sih?

Punya nama, umur, film yang dibintangi dan sebagainya…
Nah, yang dipunyai class inilah yang disebut atribut…

Kemudian ARTIS itu juga punya kemampuan, misalnya dapat menyebutkan identitas mereka. Kemampuan ini yang biasanya disebut method di dalam pemrograman JAVA.

Nah..kalo mau di coding, jadinya kan begini :

class Artis {
private String nama;
private int umur;
private String film;

public void sebutIdentitas(){
System.out.println(”Nama : ”+nama);
System.out.println(“Umur : ”+umur);
System.out.println(“Film : ”+film);
}

}


Terus, kalau begitu, yang mau ditampilin apa dong Mas? Kan semua variabelnya (nama,umur,film) belom diberi nilai???
Ya..bentar....berarti kita harus membuat agar si class itu mempunyai kemampuan untuk memasukkan identitas. Hm..berarti bicara method kan...
Nah, kita harus menambah method untuk memasukkan data...coba deh ketik code dibawah ini....










Code-nya jadi begini deh :

class Artis {
private String nama;
private int umur;
private String film;

public void setNama(String namaArtisnya){
this.nama=namaArtisnya;
}

public void setUmur(int umurArtisnya){
this.umur=umurArtisnya;
}

public void setFilm(String filmArtisnya){
this.film=filmArtisnya;
}

public void sebutIdentitas(){
System.out.println(”Nama : ”+nama);
System.out.println(“Umur : ”+umur);
System.out.println(“Film : ”+film);
}

}

Oke...sudah selesai kan ngetiknya..atau copy pastenya..hehehe..kebiasaan buruk tuh..hayo..hayo... gak mau coba ngetik...... tapi gak papa deh....kali ini diampuni...imanmu masih menyelamatkanmu nak... walah...walah...
Udah ah...lanjut lagi ke program....

Dari code program diatas berarti sudah ada 4 method kan? Method terakhir untuk menampilkan identitas, 3 method yang diatasnya untuk memasukkan data. Terus gimana masukinnya mas kalo pake method itu???

OO....tenang aja...gini caranya....kamu bikin class satu lagi namanya main. Class main itu merupakan class dimana program mempunyai urutan cara berjalannya. Ciri ciri dari class main itu adalah mempunyai method :

public static void main(String args[]){
//tuliskan urutan berjalannya program disini…
}




Nah….di dalam class main itu, ada beberapa langkah yang harus dilakukan :
Pertama bikin obyek dari kelas artis.
Kemudian gunakan obyek tersebut untuk memanggil method setNama, setUmur dan setFilm.

Eit-eit..bentar mas…kok udah ngomongi obyek….kan..aku masih bingung??

Iya…ya…hehehe..sorry…deh..
Ya udah..sekalian tak jelasin apa itu obyek..tapi lihat code ini dulu yah…ini adalah code class main untuk program diatas tadi :

class main{
public static void main(String args[]){
//buat objek artis
Artis renata = new Artis();

//masukkan identitas artis
renata.setNama(”Mariana Renata”);
renata.setUmur(24);
renata.setFilm(”Janji Joni”);

//tampilkan identitas artis di output
renata.sebutIdentitas();
}
}

Outputnya akan jadi kayak gini :

Nama : Mariana Renata
Umur : 24
Film : Janji Joni



Oke tak jelasin sekarang….kenapa harus ada obyek…terus apa obyek itu…
Kalu kelas tadi kan adalah gambaran umum dari sesuatu, nah kalau obyek adalah gambaran spesifik dari sesuatu itu tadi...
Jadi misalnya kan tadi ada class Artis. Nah artis kan ada macam-macam...ada dian sastrowardoyo, mariana renata, artika sari devi,agni pratista, luna maya, julie esttele...(hm..biasa bro..obsesi yang gak kesampaian....), yang jadi obyek ya itu..si dian sastrowardoyo, mariana renata….mereka kan punya nama,umur, alamat, noHp misalnya...

Sekarang coba kita lihat code diatas. Cara mendeklarasikan obyek adalah seperti ini :
Artis renata = new Artis();

Sitaknya : = new

Konstruktor tuh method yang mempunyai nama yang sama dengan class…besok tak jelasin lagi deh….pokoknya tau dulu aja gimana bikin obyek…yang penting kalo nama kelasnya artis, di bagian konstruktor kamu tulis juga Artis dan diberi ()  Artis().

Dengan obyek yang telah dibikin tadi, kamu bisa memanggil method yang sudah di buat di class Artis tadi. Missal mau mengisikan nama….maka kita memanggil method setNama.

renata.setNama(masukkan namanya disini);

kok bisa gitu sih mas...kok harus terus titik gitu....

gambarannya gini saudara-saudara sekalian....

kan tadi obyek tuh gambaran spesifik dari sesuatu yang lebih general… nah kalau di classnya ada nama, umur, sebutIdentitas() dll…maka kalau kita bikin obyek dari kelas itu, otomatis obyek akan mempunyai apa saja yang ada di class itu. Cara mengakses yang dipunyainya adalah dengan tanda titik. Jadi bisa dikatakan juga class itu seperti cetakan dan obyek itu hasil dari cetakannya.

Terus untungnya apa??? Untungnya kalau misalnya ada kasus dimana kita akan mengolah data untuk 2 artis yang berbeda. Kalau tanpa obyek kan gini :

class main{
public static void main(String args[])
{
String nama1=”mariana”;
int umur1=24;
String film1=”janji joni”;

String nama2=”dian sastrowardoyo”;
int umur2=26;
String film2=”Pasir Berbisik”;

System.out.println(”Nama : ”+nama1);
System.out.println(“Umur : ”+umur1);
System.out.println(“Film : ”+film1);

System.out.println(”Nama : ”+nama2);
System.out.println(“Umur : ”+umur2);
System.out.println(“Film : ”+film2);
}
}


Kalau dengan obyek :

class main{
public static void main(String args[]){
//buat objek artis
Artis renata = new Artis();
Artis dian = new Artis();

//masukkan identitas artis
renata.setNama(”Mariana Renata”);
renata.setUmur(24);
renata.setFilm(”Janji Joni”);

//masukkan identitas artis
dian.setNama(“Dian Sastrowardoyo”);
dian.setUmur(26);
dian.setFilm(”Pasir Berbisik”);


//tampilkan identitas artis di output
renata.sebutIdentitas();
dian.sebutIdentitas();
}
}


Terlihat kan disni, pada cara output datanya….bila tidak menggunakan obyek kita harus berulang kali menuliskan system.out.println() untuk tiap variable. Bila menggunakan obyek, kita tinggal memanggil method sebutIdentitas() dimana method tersebut mempunyai perintah untuk menampilkan data-data sesuai urutan tertentu (nama, umur kemudian film). Dan method tersebut bisa digunakan oleh obyek lain…tidak hanya terbatas untuk satu obyek saja….
Read more »

Menambahkan READ MORE pada BLOGSPOT

Menambahkan READ MORE pada BLOGSPOT
Anggune Blog, Selasa, 30 Desember 2008

Bagi para blogger berbasis blogspot, sampai hari ini mungkin agak kesusahan untuk membuat tampilan berita / news yang panjang secara efisien. Masalahnya secara default, blogger akan menampilkan seluruh teks berita yang diposting. Coba bayangkan kalo kita posting 5 berita saja yang cukup panjang, trus kita mau melihat berita yang ke-5 ato yang paling bawah, waduh... musti bersusah payah men-scroll layar nya ber x xx nih. .....
Trus pengunjung tentu lama-lama jadi sebel, bahkan kita dicap sebagai blogger yang kurang prof... ya ..ga?

Gimana cara menampilkan sebagian kecil berita (beberapa baris teratas) kemudian disusul dengan teks "Read More" atao "lanjut" atao apalah yang penting terlihat ringkas dan enak buat surfing berita. Baru setelah pengunjung tertarik pengin baca berita lebih lanjut, dia tinggal klik aja tuh teks "Read More" or "Lanjut" tadi. Bagi para surfer di internet pasti cara yang diuraikan tadi bukan sesuatu yang asing ya..khan..

A. MEMASANG KODE PADA TEMPLATE
Ga usah kebanyakan basa-basi yah... kita langsung saja ke permasalahan "Cara menambahkan Read More" dalam artikel berbasis Blogspot.

1. Buka template klik link: Layout-> Edit HTML -> Kasih tanda cek pada CheckBox "expand widget tempate"
2. Letakkan kode berikut PERSIS di ATAS nya kode
(Pengin cepat, gunakan fasilitas Find pada browser kamu).



3. Klo sudah, cari kode berikut:


(kalo ga ada, cari aja kode: -tanpa embel-embel:

maupun

)
Letakan kode berikut persis di bawahnya:


Read More..



4. Klik Simpan. Selesai.
5. Pergilah ke halaman SETTING, dengan klik link SETTINGS atau Pengaturan, terus klik FORMATTING atau Format. Di paling bawah ada kotak kosong di samping menu TEMPLATE POSTING. Tengoklah apakah sudah ada isi kode berikut. Jika belum isi saja kodenya secara manual. Kode dimaksud adalah ini nih....:





Trus, jangan lupa simpan hasil SETTING atao PENGATURAN-mu.

wa... melelahkan ya..? eit jangan khawatir, langkah-langkah tadi cukup kamu lakukan SEKALI SEUMUR HIDUP..... :-) :-), kecuali kalo kamu mao ganti template, langkah tadi ya kamu ulangi lagi.... Makanya jangan keseringan gonta-ganti template ya...

Nah... sekarang gimana cara menggunakannya??
Klo yang ini musti kamu lakukan setiap kali kamu posting berita. Tapi kodenya cuma dikit kok, dan kamu bisa lakukan dengan teknik copy-paste.

B. PENERAPAN / PENGGUNAAN
Langsung aja ke contoh ya...
Misal berita posting kamu ASLI nya begini: (tanpa tanda kutip)

"Sebagai bloger atau webmaster, jika ingin memasukkan gambar ke blog/web, kita harus memilih tipe gambar yang akan kita pakai, apakah JPG, GIF, atau PNG. Jika format yang dipilih tidak sesuai dengan jenis gambarnya, gambar tersebut ukurannya akan lebih besar daripada yang semestinya, dan menyebabkan waktu loading blog/website kita lebih lama. Padahal, pengunjung suka terhadap blog atau web yang loadingnya cepat dan tidak boros bandwidth. Untuk itu, kita harus mengusahakan agar gambar-gambar dalam blog atau website kita memiliki ukuran sekecil mungkin. Caranya bagaimana?"

Trus kalo kamu tambahi SEDIKIT KODE -lihat yang diberi warna kuning- dalam Modus Edit Html BUKAN Compose menjadi begini: (tanpa tanda kutip)

"Sebagai bloger atau webmaster, jika ingin memasukkan gambar ke blog/web, kita harus memilih tipe gambar yang akan kita pakai, apakah JPG, GIF, atau PNG. Jika format yang dipilih tidak sesuai dengan jenis gambarnya, gambar tersebut ukurannya akan lebih besar daripada yang semestinya, dan menyebabkan waktu loading blog/website kita lebih lama. Padahal, pengunjung suka terhadap blog atau web yang loadingnya cepat dan tidak boros bandwidth. Untuk itu, kita harus mengusahakan agar gambar-gambar dalam blog atau website kita memiliki ukuran sekecil mungkin. Caranya bagaimana?"


Maka hasil di posting kamu kira-kira akan jadi gini nih....: (tentunya tanpa tanda kutip)

"Sebagai bloger atau webmaster, jika ingin memasukkan gambar ke blog/web, kita harus memilih tipe gambar yang akan kita pakai, apakah JPG, GIF, atau PNG. Jika format yang dipilih tidak sesuai dengan jenis gambarnya, gambar tersebut ukurannya akan lebih besar daripada yang semestinya, dan ........ Read more"


Lalu teks:
"menyebabkan waktu loading blog ...."

akan disembunyikan......
Nah... keren dan ringkas kan...

Catatan:
- kode diletakkan di posisi di mana berita posting kamu akan dipotong (=tempat meletakkan teks "Read More")
- kode:
HARUS diletakkan di-AKHIR berita / posting.

SELAMAT MENCOBA....
di 23.41
Label: Tips dan Trik Blogging


Read more »

7.25.2009

Rahasia Jadi Enterpreneur Muda



Buku ini berisi kisah sukses para pengusaha muda. Bukan pengusaha konglomerat yang susah ditiru, tapi pengusaha di sekitar kita. Mereka masih termasuk dalam jenis usaha kecil menengah (UKM). Meski kecil, tapi jauh lebih besar daripada saat mereka jadi karyawan. Bebas berkreasi, bebas menentukan pendapatan sendiri dan memiliki waktu yang fleksibel. Itulah alasan mengapa mereka menjadi enterpreneur. Semua terangkum dalam buku ini. Buku ini mengungkap sisi-sisi paling rahasia dalam mengawali sampai mengembangkan bisnis di bidang apapun. Bukan hanya keberhasilan yang disampaikan dalam buku ini. Tapi juga saat mengalami kegagalan yang disebut dengan istilah pembelajaran. Lalu bagaimana mereka bangkit lagi dan mengelola persaingan sehingga bisa menjaga omzet.

Download E-book Rahasia Jadi Enterpreneur Muda


Ziddu




Buku ini memberi contoh nyata kepada kita, bahwa tidak mustahil bagi kita untuk sukses berbisnis dan kaya sejak muda. Karena mereka masih ‘ada di bumi’ jadi masih cukup mudah untuk ditiru. Lakukan ATM. Amati Tiru dan Modifikasi untuk Anda mulai melangkah menjadi enterpreneur. Buku ini berangkat dari kisah nyata para anggota Komunitas TDA (Tangan Di Atas), bagaimana membangun bisnis dari awal. Sangat bermanfaat! Wajib Punya! Wajib Baca!


Read more »

Cara Gila Jadi Pengusaha

Koleksi Ebook dan Digibook yang lebih lengkap lagi, silahkan download di :


http://smandatas.com


==============================================


Founder Bimbingan Belajar PRIMAGAMA yang memiliki omzet 300 milyar pertahun. Mendirikan usaha itu ternyata gampang, yang penting adalah action, trus gunakan prinsip BOTOL, BODOL dan BOBOL. Jangan lupa bahwa tangan diatas itu lebih mulia, maksudnya banyak berhutang itu bagus dan mulia ? Kok bisa ? Pengin tahu lebih jelas ?



cara-gila

Download Cara Gila Jadi Pengusaha

Ziddu





Read more »

FIVE REASONS YOU DO NOT WANT TO BE AN ENTERPRENEUR

FIVE REASONS YOU DO NOT WANT TO BE an Entrepreneur
Almost most people dream about being an entrepreneur. Like the durian fruit: "Initially daunting prickly, but sweet and tasty fruit." Begin to prepare yourself to become a successful entrepreneur. The difficult part is not his dream, but a decision taken and direct action. People often look for reasons that are not realistic and inclined and tend to find reasons to entertain themselves.

What exactly those reasons, so it is difficult to begin to decide (do not act you know!). become an entrepreneur?
1. Has no experience
How do you you will have experience if you do not try it?, Try first, then you have the experience. The farther you try the more information you may know, so you master the business and markets.
2. Have no capital. What is capital?
Capital was a lot of variety, that money capital is one of the many capital that you are prepared. So not only financial capital needed to start. As for the types of capital, prepared by the "smart and good entrepreneur" will be discussed at the next posting.
3. Do not have the courage to decide
What does not dare? Fear of Failure? Not afraid to have the income or (income)? That could be you siasati in various ways, such as work, trial and error, me-too, or a child, and so forth. What is clear here not because it dare not incapable, but more likely because they do not have the confidence or not there is an opportunity. This section will discuss Laing about the opportunity, that opportunity was created not wait.
4. No one who leads you
Success is not the same as the time and type, you can consult with friends, siblings, parents, and through open-book can ynag member you inspiration.
5. Fear Out of the "comfort zone".
Actually, this is one main reason most people to be afraid decided to become an entrepreneur. You tend to want to comfort you work or stay at current position, is not it? Also get a salary, inventory, and so forth. But, do you think when you lose pekerajaan? The answer is not your mindset and paradigm of entrepreneurship. Employers and workers were not much different it is the risks and benefits we receive. Another thing that makes people afraid to decide is knowledge and insight about the industry, market, consumer, and Enterprenerial itself. No Experiences No Motivation.
Read more »

 
Powered by Blogger | Tested by Blogger Templates | Best Credit Cards